Prasetyo Hadi Pastikan Dua Pabrik Otomotif Batal Pindah ke Vietnam

Prasetyo Hadi Pastikan Dua Pabrik Otomotif Batal Pindah ke Vietnam
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada satupun korporasi sektor industri komponen otomotif yang memindahkan operasional mereka dari Indonesia menuju Vietnam.

Prasetyo, yang mengemban jabatan sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), mengutarakan bahwa agenda pemindahan dua badan usaha yang bertempat di Jawa Timur tersebut telah ditangguhkan untuk kurun waktu tertentu.

"Alhamdulillah, tadi dilaporkan oleh teman-teman yang memang turun ke lapangan bahwa rencana perpindahan itu untuk sementara bisa ditunda, artinya tidak terjadi pemindahan ke Vietnam," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.

Menurut penjelasannya, jajaran pemerintah lewat Satgas Mitigasi PHK terus berikhtiar guna melacak potensi problem ketenagakerjaan sedini mungkin agar bisa segera dicegah dan dicarikan solusi terbaik.

Prasetyo menyatakan satgas kini gencar memetakan rupa-rupa persoalan di dunia industri. Langkah pemetaan ini krusial mengingat kasus pengurangan karyawan tidak menumpuk pada satu lini bisnis saja, melainkan dipicu faktor yang beraneka ragam.

"Dua perusahaan otomotif itu berpindah oleh karena prinsipal atau investornya yang memutuskan ingin mengurangi atau ingin memindahkan investasinya. Jadi, memang, sekali lagi, permasalahan dari setiap perusahaan-perusahaan ini memang berbeda-beda," katanya.

Sebelumnya, pihak Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga telah menepis kabar burung seputar niat pemindahan pabrik milik dua industri suku cadang kendaraan di Jawa Timur, yaitu PT JAI dan PT SAI, ke luar negeri.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif pada Selasa (23/6) memastikan kedua pabrik tersebut tetap menjalankan kegiatan produksi secara normal dan konsisten menyumbang angka ekspor bagi negara.

Penjelasan dari Kemenperin ini dipublikasikan setelah Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika melakukan pengecekan secara langsung di lapangan.

"Berdasarkan hasil penelusuran, kami dari Kemenperin sementara menyimpulkan bahwa pertama belum ada rencana relokasi fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI dari Indonesia ke Vietnam. Kedua, tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK pada dua perusahaan industri tersebut," kata Febri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index