Pergerakan IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026 Ditutup Melemah ke Level 6.501

Pergerakan IHSG Hari Ini 24 Agustus 2026 Ditutup Melemah ke Level 6.501
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Sejumlah analis memproyeksikan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini berisiko mengalami koreksi jangka pendek sekaligus memberikan daftar rekomendasi saham unggulan untuk perdagangan Senin (24/8/2026).

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan pergerakan IHSG mengalami peningkatan 1,93 persen hingga ditutup pada level 6.525,690 dari posisi 6.401,888 pada pekan sebelumnya.

"Rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami peningkatan tertinggi sebesar 47,90 persen menjadi 50,30 miliar lembar saham dari 34,01 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," kata Kautsar, Jumat (21/8/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa rata-rata frekuensi transaksi harian juga mencatatkan peningkatan sebesar 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,09 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian turut mencatatkan kenaikan sebesar 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun dibanding Rp15,21 triliun pada pekan sebelumnya. Adapun total nilai kapitalisasi pasar BEI mengalami penguatan 1,83 persen menjadi Rp11.449 triliun dari posisi Rp11.243 triliun pada pekan lalu.

Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), investor asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp974,58 miliar, meskipun secara kumulatif sepanjang tahun 2026 investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,64 triliun.

Tim riset MNC Sekuritas menerangkan bahwa posisi IHSG saat ini tengah berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga pelaku pasar diminta mencerminkan potensi koreksi jangka pendek di kisaran level 6.429 hingga 6.475.

"Untuk target berikutnya berada di 6.628-6.666 sekaligus menguji area gap," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Senin (23/8/2026).

Analis memprediksi level support IHSG berada pada rentang area 6.373 dan 6.272, sedangkan batas level resistance berada di posisi 6.599 dan 6.705.

Dalam risetnya, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mempertimbangkan pilihan buy on weakness pada saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), serta opsi trading buy untuk saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) dan PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).

Saat perdagangan dibuka pukul 09:05 WIB, IHSG menguat 0,05 persen atau naik 3,16 poin menuju posisi 6.528,85. Pada awal sesi, indeks sempat menyentuh level terendah 6.525,49 dan mencapai level tertinggi di posisi 6.544.

Sebanyak 302 saham mencatatkan penguatan, 148 saham mengalami penurunan, serta 238 saham bergerak stagnan, dengan nilai kapitalisasi pasar saat pembukaan berada pada angka Rp11.486,69 triliun.

Menginjak pukul 12:10 WIB pada penutupan Sesi I, IHSG berbalik terkoreksi 0,69 persen ke level 6.480,65 dengan pergerakan di rentang 6.474,57 hingga 6.551. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.382 triliun dengan rincian 249 saham menguat, 388 saham melemah, serta 326 saham stagnan.

Pada akhir sesi perdagangan pukul 16:05 WIB, IHSG resmi ditutup melemah 0,37 persen atau berkurang 24,02 poin menuju posisi 6.501,66. Indeks komposit sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.551 setelah dibuka pada level 6.544.

Secara keseluruhan pada penutupan perdagangan hari ini, terdapat 259 saham yang menguat, 367 saham mengalami penurunan, dan 166 saham ditutup stagnan, sedangkan nilai kapitalisasi pasar bertahan pada angka Rp11.416,17 triliun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index