JAKARTA — Bagi masyarakat yang tengah berusaha menurunkan berat badan, pemenuhan asupan protein harian sangat direkomendasikan. Telur dan daging ayam menjadi dua bahan makanan yang dikenal sebagai sumber protein terbaik sekaligus rendah akan kandungan lemak.
Protein tergolong makronutrien krusial bagi tubuh selain karbohidrat serta lemak. Asupan ini sangat dianjurkan saat program penurunan berat badan karena sanggup memberikan efek kenyang bertahan lebih lama, memicu metabolisme, dan mempertahankan massa otot.
Mengenai perbandingannya, daging ayam rupanya menyimpan kadar protein yang jauh lebih tinggi ketimbang telur, khususnya bila memilih potongan bagian dada.
Merujuk data dari Health, dalam 100 gram dada ayam terdapat kandungan protein hingga 32 gram. Angka ini berbanding jauh dengan satu butir telur yang hanya menyumbang sekitar 6,2 gram protein.
Walaupun bagian dada memegang takaran protein paling melimpah, opsi potongan ayam lainnya tetap layak dikonsumsi karena tetap kaya akan protein.
Mengutip dari Healthline, dalam porsi 100 gram yang sama, bagian paha atas menyimpan 25 gram protein, area paha bawah menyediakan 24 gram, serta bagian sayap memiliki 24 gram protein.
Apabila telur menjadi satu-satunya opsi protein yang tersedia, porsinya perlu ditambah sampai lima butir telur untuk bisa mengimbangi takaran protein pada 100 gram dada ayam.
Di luar kadar proteinnya yang lebih rendah dari daging ayam, telur justru mengantongi komposisi lemak yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan dada ayam tanpa kulit.
Sajian dua butir telur ukuran besar (100 gram) memuat sekitar 10 gram lemak, sedangkan 100 gram dada ayam hanya memiliki kandungan 3,2 gram lemak.
Oleh karena itu, bagi yang tengah memangkas konsumsi kalori dengan menerapkan pola diet rendah lemak, dada ayam menjadi pilihan yang lebih tepat karena tinggi protein serta minim lemak.