Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia: Hitung Koper, Bukan Cuma Berat

Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia: Hitung Koper, Bukan Cuma Berat

TRENENERGI.COM — Selama ini, kita terbiasa berpikir "yang penting total koperku nggak lebih dari 30 kg". Nah, mulai 1 September 2026, cara pikir itu harus diubah. Maskapai pelat merah ini bakal menerapkan sistem Piece Concept, di mana jatah bagasi dihitung per koper, bukan lagi dari total berat semua barang bawaan.

Artinya, kalau di tiketmu tertulis jatah 1 piece dengan maksimal 23 kg, kamu cuma bisa bawa satu koper dengan berat maksimal segitu. Nggak bisa tuh, menggabungkan jatah dua orang jadi satu koper seberat 46 kg. Semua kembali ke aturan jumlah koper yang tertera di e-ticket.

Berapa Jatah Koper untuk Kelas Ekonomi?

Tenang, untuk penerbangan domestik kelas ekonomi, kamu tetap dapat jatah satu koper dengan berat maksimal 23 kg. Sementara untuk rute internasional kelas ekonomi, jatahnya lebih lega, yaitu dua koper dengan masing-masing berat maksimal 23 kg.

Kalau kamu terbang dengan Business Class atau First Class, jatahnya bisa sampai dua koper dengan batas maksimal 32 kg per koper. Tapi ingat, ini tergantung rute dan ketentuan tiket yang kamu beli ya.

Kenapa Garuda Mengubah Sistem Ini?

Direktur Transformasi Garuda Indonesia, Neil Raymond Mills, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan supaya pelanggan punya gambaran yang lebih jelas sejak awal merencanakan perjalanan. "Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/8).

Dengan begini, kamu jadi bisa mempersiapkan bawaan dengan lebih matang. Nggak ada lagi drama "koperku lebih berat 2 kg, pindahin ke koper lain yuk" di depan konter check-in.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berangkat

Ada beberapa hal yang wajib kamu cek sebelum terbang dengan aturan baru ini:

  • Cek e-ticket: Pastikan kamu melihat jumlah piece dan berat maksimal yang tertera di tiket. Jangan sampai salah hitung.
  • Timbang koper secara terpisah: Jangan cuma nimbang total. Pastikan masing-masing koper nggak ada yang melebihi batas.
  • Atur ulang barang: Kalau ada satu koper yang kegendutan, pindahkan sebagian barangnya ke koper lain selama masing-masing masih dalam batas.
  • Perhatikan bagasi kabin: Jangan memindahkan kelebihan bagasi ke kabin. Batas bagasi kabin tetap 7 kg dengan ukuran maksimal 56 x 36 x 23 cm.

Catatan Penting untuk Tiket Lama dan Penerbangan Lanjutan

Perlu diingat, aturan ini berlaku untuk tiket yang dipesan atau diterbitkan mulai 1 September 2026. Kalau kamu sudah membeli tiket sebelum tanggal tersebut, kamu masih menggunakan sistem lama (Weight Concept).

Satu lagi, untuk penerbangan yang melibatkan lebih dari satu maskapai, seperti code share atau penerbangan lanjutan dengan operator berbeda, ketentuan bagasi bisa berbeda. Jadi, selalu cek kembali sebelum berangkat, ya.

Kalau jumlah koper kamu melebihi jatah, kamu tetap bisa pakai opsi excess baggage sesuai ketentuan yang berlaku. Yang penting, sekarang kita semua jadi lebih aware dan nggak kaget di bandara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index