Ganda Putri Indonesia Tampil di Thailand Masters 2026, Harapan Besar

Senin, 26 Januari 2026 | 14:54:04 WIB
Ganda Putri Indonesia Tampil di Thailand Masters 2026, Harapan Besar

JAKARTA - Thailand Masters 2026 yang akan berlangsung pada 27 Januari hingga 1 Februari mendatang menjanjikan persaingan ketat di sektor ganda putri. 

Salah satu cerita menarik yang bisa terjadi adalah derbi antara pasangan-pasangan ganda putri Indonesia, yang justru berpeluang terjadi terlalu dini di turnamen super 300 ini. 

Salah satu pasangan muda Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, berpotensi bertemu dengan unggulan China dalam waktu dekat, jika mereka berhasil lolos ke babak selanjutnya.

Kejuaraan Thailand Masters 2026 kali ini bakal menyuguhkan lima pasangan Indonesia yang turun di sektor ganda putri, termasuk pasangan-pasangan yang telah memiliki pengalaman dan kekuatan yang patut diperhitungkan. 

Namun, pertemuan antar pasangan Indonesia, seperti yang akan terjadi antara Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu di babak kedua, berpotensi mempercepat proses eliminasi salah satu pasangan Indonesia.

Derbi Indonesia Terlalu Cepat, Risiko Kekalahan Dua Pasangan

Setelah undian dilakukan, pertandingan pertama ganda putri Indonesia di Thailand Masters 2026 menunjukkan gambaran yang bisa membuat derbi Merah-Putih terjadi lebih cepat. 

Pada babak pertama, pasangan Ana/Trias dijadwalkan akan bertemu dengan pasangan India, Ashniwi Bhat K/Shika Gautam. Sementara itu, pasangan Apri/Lanny akan menghadapi wakil Denmark, Natasja P. Anthonisen/Amalie Cecile Kudsk.

Jika kedua pasangan ini berhasil lolos pada babak pertama, mereka akan bertemu di babak 16 besar, yang artinya satu pasangan Indonesia pasti akan gugur lebih cepat.

Skenario ini cukup merugikan, karena harapan Indonesia untuk mendapatkan setidaknya satu pasangan yang lolos ke babak lebih jauh akan terkendala oleh pertemuan mereka yang terlalu dini.

Tantangan Ganda Muda: Isyana/Rinjani Hadapi Rintangan Berat

Pasangan muda, Isyana/Rinjani, juga akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Pada pertandingan pertama, mereka akan berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Kim Yu-jung/Lee Yu-lim. 

Jika mereka berhasil lolos, mereka kemungkinan besar akan menghadapi pasangan unggulan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, yang siap memberikan ujian serius di babak berikutnya.

Meskipun demikian, potensi ini juga memberi peluang besar bagi pasangan muda Indonesia untuk menguji kemampuan mereka di panggung internasional, melawan pasangan-pasangan terbaik dunia. 

Jika berhasil menembus babak kedua dan melawan unggulan China, itu akan menjadi pengalaman berharga bagi Isyana/Rinjani yang sedang merangkak menuju level elit.

Pasangan Indonesia Lainnya: Menunggu Lawan dari Kualifikasi

Selain pasangan-pasangan yang telah disebutkan, Indonesia juga mengandalkan dua pasangan ganda putri lainnya, yaitu Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. 

Kedua pasangan ini, meski tidak diunggulkan, memiliki potensi untuk memberi kejutan di Thailand Masters 2026. Namun, mereka masih harus menunggu hasil undian dari babak kualifikasi untuk mengetahui siapa lawan mereka di babak pertama.

Kedua pasangan ini memiliki kesempatan yang cukup terbuka, karena mereka tidak langsung bertemu dengan pasangan unggulan pada babak pertama. 

Dengan persiapan matang dan konsentrasi tinggi, Rachel/Febi dan Amalia/Fadia bisa saja melangkah lebih jauh, tergantung pada bagaimana mereka menanggapi tekanan di lapangan.

Unggulan Utama Taiwan, Apakah Indonesia Bisa Tertandingi?

Sementara pasangan Indonesia berusaha menaklukkan lawan-lawan mereka, pasangan unggulan pertama pada Thailand Masters 2026 adalah duo Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Hyun. 

Hsu dan Lin telah lama menjadi pasangan yang diperhitungkan di level internasional, namun Apriyani Rahayu, yang pernah mengalahkan mereka saat berpasangan dengan Febi Setianingrum dan Fadia Silva Ramadhanti, memiliki kenangan manis melawan unggulan tersebut.

Kekuatan Taiwan bisa jadi ujian berat bagi pasangan Indonesia, namun tidak ada yang mustahil di dunia bulu tangkis. Apalagi dengan pengalaman Apri yang sudah terbukti, banyak yang berharap ia bisa mengulang kesuksesan tersebut bersama pasangan barunya, Lanny.

Persiapan Indonesia Menghadapi Thailand Masters 2026

Menjelang turnamen yang akan segera dimulai, persiapan para pemain Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Kepercayaan diri dan konsistensi menjadi faktor penting untuk bisa mengatasi lawan-lawan tangguh di Thailand Masters 2026. 

Baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih muda, masing-masing pasangan ganda putri Indonesia memiliki kualitas yang siap bersaing.

Tim pelatih Indonesia tentunya akan mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki para pemain, sambil menjaga mental dan fokus selama turnamen berlangsung. 

Oleh karena itu, meskipun skenario derbi terlalu dini berisiko terjadi, Indonesia masih memiliki peluang untuk membawa pulang gelar dari Thailand Masters 2026.

Jadwal Thailand Masters 2026

Thailand Masters 2026 akan dimulai pada 27 Januari hingga 1 Februari. Selain ganda putri, sektor lain seperti ganda campuran, ganda putra, dan tunggal putri juga akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara. 

Bagi Indonesia, keberhasilan di Thailand Masters akan menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk Piala Dunia dan kejuaraan dunia lainnya.

Terkini