Rekomendasi Posisi Kursi Pesawat Terbaik untuk Penumpang Cemas

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:43:01 WIB
Ilustrasi Kursi Pesawat.

JAKARTA - Bagi sebagian besar kalangan masyarakat, aktivitas bepergian menggunakan moda transportasi pesawat terbang merupakan hal yang lumrah dilakukan sehari-hari.

Meski harus menghadapi antrean pemeriksaan keamanan yang cukup panjang ataupun risiko keterlambatan penerbangan, hal tersebut umumnya hanya dianggap sebagai gangguan kecil.

Namun, situasi yang jauh berbeda dirasakan oleh sebagian orang lainnya yang kerap mengalami rasa cemas berlebihan saat harus terbang.

Data dari Cleveland Clinic mencatat bahwa lebih dari 25 juta orang dewasa di Amerika Serikat mengidap aerophobia atau ketakutan akut terhadap penerbangan.

Kondisi psikologis tersebut terbukti dapat memicu serangan panik, rasa pusing, mual, hingga detak jantung yang berdebar kencang.

Dr. Sam Zand selaku psikiater sekaligus CEO Anywhere Clinic mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien yang ditanganinya sering kali tidak menyadari pemicu utama ketakutan mereka.

Kendati sumber kecemasan kerap tidak jelas, dampak yang ditimbulkannya pada fisik dan mental dirasakan sangat nyata oleh para penderitanya.

Tidak sedikit orang yang akhirnya memilih untuk menghindari perjalanan udara secara total demi mencegah rasa takut yang berlebihan.

Bagi mereka yang tetap memberanikan diri naik pesawat, momen lepas landas, pendaratan, serta turbulensi menjadi momok yang memicu kepanikan luar biasa.

Guna mengatasi kendala tersebut, para pakar penerbangan serta pilot senior sepakat bahwa pemilihan posisi kursi di kabin memiliki peran yang sangat krusial.

Area bagian tengah pesawat terbukti menjadi lokasi terbaik bagi penumpang guna meminimalkan dampak goncangan akibat turbulensi di udara.

Randy Klatt selaku mantan pilot maskapai yang bertugas di Foundation for Aviation Safety menjelaskan fenomena tersebut menggunakan analogi perahu di laut.

"Saat pesawat diterjang turbulensi, bayangkan seperti perahu di tengah lautan yang dihantam gelombang. Bagian depan dan belakang akan bergerak naik-turun, miring ke kiri-kanan, serta bergeser," jelas Klatt.

"Seluruh pergerakan tersebut berada pada tingkat paling minimal tepat di bagian tengah, yaitu di titik pusat gravitasi pesawat," tambahny

Terkini