Penerapan Teknologi Dual Completion oleh Elnusa guna Genjot Migas

Rabu, 22 Juli 2026 | 06:13:31 WIB
PT Elnusa Tbk.

JAKARTA - PT Elnusa Tbk. (ELSA) menerapkan teknologi Dual Completion di Adera Field guna mendukung langkah Pertamina dalam meningkatkan produksi migas nasional.

Melalui keterangan resminya, Direktur Operasi Elnusa Andri Hariwibowo memaparkan bahwa selaku penyedia jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, perseroan memperkuat posisinya sebagai mitra strategis PHR Zona 4 lewat penerapan Dual Completion.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda Pertamina dalam meningkatkan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia," kata Andri.

Ia menekankan bahwa kerja sama dengan PHR Zona 4 membuktikan komitmen ELSA untuk menghadirkan efisiensi operasional yang memberi nilai tambah bagi sektor hulu migas nasional.

Penerapan Dual Completion pada proyek pengembangan lapangan PHR Zona 4 ini diproyeksikan mampu mendongkrak produksi hingga 480 BOPD minyak dan 3,3 MMSCFD gas, melampaui target awal sebesar 186 BOPD dan 1,09 MMSCFD.

Andri menyampaikan bahwa penggunaan teknologi ini menjadi solusi mengoptimalkan lapangan tua (mature field) melalui skema pemanfaatan reservoir yang jauh lebih efisien.

Teknologi ini melengkapi berbagai program pengembangan lain seperti development drilling, step out drilling, hingga pengoptimalan cadangan hidrokarbon.

Lewat pengaplikasian Dual Completion pada sumur BNG-D14 di Adera Field, dua reservoir berbeda dapat diproduksi langsung melalui satu sumur tanpa harus melakukan pemboran sumur baru di tiap lapisan.

Strategi ini mampu mendongkrak efisiensi pengembangan lapangan, menekan kebutuhan intervensi sumur, serta mengoptimalkan reservoir produktif secara aman dan efektif.

Guna mendukung eksekusi di lapangan, ELSA mengerahkan kemampuan teknis di bidang Well Intervention & Completion, Engineering Services, serta penerapan standar HSSE yang ketat.

Dukungan tersebut memastikan pekerjaan completion berjalan tepat waktu, aman, dan sesuai standar prosedur operasional.

Pengaplikasian teknologi ini rencananya bakal dilanjutkan ke sumur-sumur berikutnya, yaitu GNK-PD80 dan BNG-B7.

"Keberhasilan implementasi Dual Completion bersama PHR Zona 4 merupakan bukti bahwa sinergi antara operator dan perusahaan jasa energi mampu menciptakan operasi yang lebih produktif dan efisien. Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana kompetensi nasional mampu memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan operasi hulu migas Indonesia," pungkas Andri.

Terkini