Kisah Nasabah PNM Mekaar Memperjuangkan Masa Depan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:14:02 WIB
Ilustrasi PNM Mekaar.

JAKARTA - Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026 mengusung tema khusus "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".

Tema tersebut dihayati sebagai komitmen nyata oleh Veronika Reni, seorang nasabah pionir program PNM Mekaar yang berasal dari Kampung Wae Moto.

Sejak memutuskan menjadi nasabah PNM Mekaar pada tahun 2020, petani sayur ini terus berjuang demi menjamin pendidikan anaknya, Citra, agar memiliki masa depan yang lebih baik.

Perjuangan gigih tersebut berbuah manis, di mana Citra yang kini duduk di kelas 6 SD Inpres Wae Moto berhasil mempertahankan posisi peringkat pertama di kelasnya selama lima tahun berturut-turut.

"Yang penting anak saya bisa sekolah dengan baik, punya masa depan yang lebih baik dari saya," ujar Veronika.

Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan bahwa keberhasilan pendampingan tidak hanya dinilai dari skala usaha nasabah, melainkan dari akses pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.

"PNM percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui pendampingan yang kami berikan, kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam menjaga harapan anak-anak mereka," ujar Kindaris.

Komitmen tersebut dibuktikan lewat penyaluran program PNM Scholarship 2026 kepada 1.590 anak dari nasabah aktif Mekaar serta ULaMM untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi.

Sebagai salah satu penerima beasiswa, Citra memperoleh dukungan dana pendidikan yang turut meringankan beban finansial keluarga Veronika di Kampung Wae Moto.

Langkah PNM ini menegaskan komitmen pendampingan bagi perempuan prasejahtera guna membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Terkini