Kinerja Samator AGII Semester I 2026 Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:39:01 WIB
PT Samator Indo Gas Tbk.

JAKARTA - PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII) mencatatkan capaian kinerja keuangan terbaiknya pada semester I/2026, dengan raihan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menyentuh Rp65,2 miliar.

Perolehan emiten gas industri dan medis tersebut melonjak hampir tiga kali lipat jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Selama enam bulan pertama tahun ini, AGII juga berhasil membukukan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, mengiringi peningkatan profitabilitas yang terbilang signifikan.

Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer PT Samator Indo Gas Tbk. Rachmat Harsono menyampaikan bahwa perseroan berhasil mengamankan kinerja semester awal yang sangat solid.

“Samator mencatatkan kinerja semester pertama yang sangat kuat, dengan EBITDA tertinggi sepanjang sejarah untuk periode semester pertama serta laba bersih yang meningkat hampir tiga kali lipat,” kata Rachmat dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Rachmat menambahkan, kenaikan margin laba kotor sebesar 160 basis poin mencerminkan pembenahan fundamental pada operasional perusahaan, mulai dari optimalisasi pabrik, efisiensi listrik, hingga rantai pasok.

“Jadi, bukan semata-mata karena faktor non-berulang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihak perseroan secara konsisten memperketat kendali biaya operasional serta memanfaatkan teknologi otomatisasi untuk memacu efisiensi bisnis.

“Momentum pertumbuhan terus menguat sepanjang semester pertama, di mana penjualan kuartal kedua meningkat sekitar 3% dibandingkan kuartal pertama. Memasuki semester kedua, kami akan tetap berfokus pada eksekusi yang disiplin, pengendalian biaya yang ketat, serta pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi seluruh pemegang saham,” tutur Rachmat.

Merujuk pada laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, Samator mengantongi pendapatan senilai Rp1,54 triliun atau naik 8,9 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pencapaian ini ditopang oleh tingginya permintaan dari sektor industri serta layanan kesehatan yang menjadi pangsa pasar utama perseroan.

Di sisi lain, laba kotor AGII terangkat 12,8 persen YoY menjadi Rp725,6 miliar, dengan margin laba kotor merangkak naik ke level 47,0 persen dari posisi semester I/2025 yang berada di angka 45,4 persen.

EBITDA yang dilaporkan tercatat naik 10,0 persen YoY mencapai Rp452,5 miliar, dengan margin EBITDA yang menguat dari 29,0 persen menjadi 29,3 persen.

Secara keseluruhan, akumulasi laba bersih perseroan meroket 178 persen menjadi Rp67,4 miliar dibandingkan raihan semester I/2025 sebesar Rp24,2 miliar.

Peningkatan ini berkat sokongan kenaikan margin kotor, kontrol ketat atas biaya operasional, serta penurunan beban pembiayaan bersih seiring turunnya biaya pinjaman dan naiknya pendapatan bunga dari dana cadangan.

Terkini