Arsenal Incar Vinicius Junior Deeney Sebut Kepribadiannya Tak Cocok

Arsenal Incar Vinicius Junior Deeney Sebut Kepribadiannya Tak Cocok
Vinicius Junior.

JAKARTA - Mantan penyerang Watford, Troy Deeney, meragukan kecocokan Vinicius Junior apabila memilih berlabuh ke Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026.

Arsenal saat ini dilaporkan tengah berusaha memboyong winger Tim Nasional Brasil tersebut dari Real Madrid di tengah situasi kontrak sang pemain yang menyisakan 12 bulan serta negosiasi perpanjangan yang menemui jalan buntu.

Langkah Arsenal membidik Vinicius menyeruak setelah mereka gagal mengamankan jasa Morgan Rogers dari Chelsea serta tipisnya peluang mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid yang kian dekat dengan Barcelona.

The Gunners sendiri baru saja mengamankan Christos Tziolis dari Club Brugge guna mengisi posisi yang ditinggalkan Leandro Trossard usai hengkang ke Besiktas.

Kendati demikian, skuad asuhan Mikel Arteta tersebut masih membutuhkan pilar utama berkelas dunia untuk memperkuat sektor lini serang, khususnya di posisi sayap kiri.

Pelatih Mikel Arteta kabarnya sangat tertarik memboyong Vinicius Junior yang sedang berada di puncak performanya guna mengembalikan era kejayaan pemain bertalenta luar biasa di tubuh Arsenal.

Namun, usaha Arsenal memboyong pemain berusia 26 tahun itu diyakini bakal menemui kerikil tajam karena Jose Mourinho kabarnya masih ingin mempertahankan sang pemain di Real Madrid.

Selain itu, besaran gaji Vinicius yang mencapai 450 ribu poundsterling atau sekitar 10 miliar rupiah per minggu menjadi pertimbangan finansial yang cukup berat bagi manajemen Arsenal.

Melihat rumor transfer tersebut, Troy Deeney menilai kedatangan Vinicius justru berpotensi membawa dampak buruk bagi keharmonisan skuad Meriam London.

"Jika hal itu benar-benar terjadi, akan luar biasa bagi Premier League untuk memiliki sosok superstar dengan level seperti itu dalam hal daya tarik global," ujar Deeney.

"Saya tidak menyukainya. Menurut saya, itu tidak cocok dengan gaya permainan Arsenal. Saya juga merasa kepribadiannya tidak cocok dengan Arteta."

"Menurut saya, dia sangat 'diva' dalam hal apa yang dia inginkan dan butuhkan."

"Saya rasa dia tidak akan mau tunduk pada kepentingan kolektif, dan itu akan menjadi tantangan baru bagi Arteta untuk menghadapinya, karena Arteta sangat mengutamakan kepentingan tim," imbuh Deeney.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index