Unilever Indonesia UNVR Meraih Penjualan Rp16,89 Triliun di 2026

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:58:01 WIB
PT Unilever Indonesia Tbk.

JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) berhasil membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang periode semester pertama tahun 2026.

Laporan keuangan perseroan menunjukkan UNVR meraup total pendapatan sebesar Rp16,89 triliun pada paruh pertama 2026.

Capaian tersebut mengalami kenaikan 7,05 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) jika dibandingkan dengan posisi Rp15,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan omzet perseroan terutama disokong oleh penjualan segmen personal care yang menguat 8,07 persen YoY menjadi Rp12,36 triliun.

Sementara itu, segmen makanan dan minuman turut berkontribusi dengan pertumbuhan 4,34 persen YoY menjadi Rp4,53 triliun.

Seiring kenaikan omzet, beban pokok penjualan perseroan juga meningkat 10,52 persen YoY menjadi Rp9,02 triliun per Juni 2026.

Meskipun demikian, Unilever Indonesia tetap berhasil mengamankan laba dari operasi yang dilanjutkan sebesar Rp2,08 triliun, alias melonjak 10,23 persen YoY.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menerangkan bahwa raihan kinerja positif ini merupakan hasil nyata dari strategi penguatan fundamental bisnis perseroan.

”Di tengah lingkungan usaha yang dinamis serta investasi yang terus kami lakukan untuk mentransformasi bisnis demi memperkuat daya saing jangka panjang, kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang konsisten dan berkualitas serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).

Pada sisi neraca, Unilever Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp16,45 triliun per Juni 2026, sementara posisi liabilitas serta ekuitas masing-masing berada di level Rp13,43 triliun dan Rp3,02 triliun.

Guna menjaga tren pertumbuhan, Benjie menegaskan perseroan akan terus fokus mengeksekusi strategi saluran penjualan, portofolio kategori produk, hingga efisiensi biaya secara disiplin.

”Di tengah kondisi pasar yang masih dinamis, kami optimistis dapat terus memperkuat kinerja bisnis melalui fundamental yang semakin kokoh, portofolio merek yang kuat, eksekusi pasar yang lebih efektif, serta fokus berkelanjutan pada produktivitas,” tegasnya.

Terkini