JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI resmi menyalurkan fasilitas pinjaman daerah sebesar Rp140 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Dana tersebut dialokasikan untuk mendanai pemeliharaan dan peningkatan kualitas 17 ruas jalan kabupaten.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat jalur konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah akses masyarakat menuju berbagai fasilitas layanan publik.
Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah menyatakan bahwa indikator keberhasilan suatu pembiayaan terletak pada dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar besarnya nilai investasi.
"Di Lampung Utara, konektivitas jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. Ketika akses jalan semakin baik, manfaatnya tidak berhenti pada pembangunan fisik jalan semata. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya logistik lebih efisien, dan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar. Itulah dampak yang ingin SMI hadirkan melalui pembiayaan ini," ujar Reynaldi.
Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan memang menjadi prioritas utama pemda karena berdampak langsung pada kehidupan warga.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada PT SMI atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Lampung Utara. Melalui pembiayaan ini, kami dapat mempercepat peningkatan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Kami berharap manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam bentuk jalan yang lebih baik, tetapi juga melalui meningkatnya aktivitas ekonomi dan kualitas pelayanan publik di daerah," ujar Hamartoni.
Kelancaran penyaluran pembiayaan ini turut didukung oleh kemitraan PT SMI bersama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) selaku pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
Skema kolaborasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan arus kas agar pemenuhan kewajiban pembiayaan berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.
Kerja sama ini mencerminkan komitmen SMI dalam memperluas jangkauan pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan bagi pemerintah daerah.
Melalui skema pinjaman daerah, perseroan membantu pemda mempercepat penyelesaian proyek prioritas guna menghadirkan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi warga.
Selaku special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, SMI mengemban tugas mempercepat pembangunan nasional lewat pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan.
Langkah ini juga sejalan dengan pelaksanaan Astacita pemerintah guna memperluas ruang fiskal daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.
Hingga Mei 2026, total komitmen pinjaman daerah yang telah dikucurkan SMI mencapai angka Rp37,41 triliun dengan nilai outstanding sebesar Rp14,03 triliun.
Proses penandatanganan perjanjian sendiri telah dilangsungkan di Kantor PT SMI, Jakarta, pada Senin (27/7/2026). Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek SMI Faaris Pranawa bersama Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis.
Agendanya turut disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara M Yusrizal beserta jajarannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Intji Indriati, dan Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah.