JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dijadwalkan merilis pencapaian kinerja keuangan periode semester I 2026 pada hari ini.
Perseroan juga bakal menyampaikan detail perolehan tersebut kepada publik dan investor lewat agenda paparan secara virtual pada malam harinya.
Berdasarkan pengumuman resmi perseroan, GOTO menerbitkan laporan keuangan untuk kurun waktu enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 dengan status belum diaudit maupun direviu.
Jajaran manajemen GOTO dijadwalkan memimpin sesi conference call pada Rabu malam untuk membedah jalannya performa finansial perseroan sepanjang paruh pertama 2026.
Pada periode sebelumnya, GOTO sukses mencatatkan sejarah baru dengan mengamankan laba bersih Rp257,94 miliar pada kuartal I 2026.
Capaian tersebut berbalik unggul dari rapor merah pada periode sama tahun 2025 yang saat itu masih menanggung rugi bersih sebesar Rp367 miliar.
Lompatan performa ini didukung oleh penguatan pendapatan sebesar 26 persen secara tahunan menjadi Rp5,34 triliun pada kuartal I 2026 dari posisi awal Rp4,23 triliun.
Indikator EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) milik GOTO turut melesat 131 persen secara tahunan menyentuh angka Rp907 miliar.
Torehan tersebut berjalan seirama dengan target adjusted EBITDA perseroan sepanjang 2026 yang dibidik pada rentang Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.
Menjelang publikasi kinerja semesteran ini, sederet perusahaan sekuritas konsisten menyematkan rekomendasi positif bagi saham GOTO dengan target harga beragam.
BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga Rp70 per saham, sedangkan CGS International Sekuritas mempertahankan label add di target Rp64 per saham.
Di sisi lain, Maybank Sekuritas menetapkan rekomendasi buy dengan target Rp80 per saham, sementara Indo Premier Sekuritas memasang target tertinggi di kisaran Rp110 per saham.