Bilal Hasan Debut di UFC Shanghai dengan Gaya Michael Jackson, Rekor Sempurna Dipertaruhkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:40:00 WIB

TRENENERGI.COM — Momen face-off yang biasanya tegang berubah menjadi santai ketika Bilal Hasan mengeluarkan gerakan khas Michael Jackson disertai suara 'hee-hee'. Aksi tersebut justru membuat kedua petarung kelas Flyweight ini berpelukan dan saling melempar senyum sebelum bertarung di dalam oktagon.

Duel melawan Rojas bukan sekadar laga pembuka bagi Bilal. Ini adalah puncak dari perjalanan panjang yang dimulai dari ajang Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10, di mana ia berhasil mengamankan kontrak UFC.

Modal 45 Detik dan Rekor Sempurna 9-0

Bilal datang ke Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi. Pada 12 Agustus 2026, ia hanya butuh sekitar 45 detik untuk mengalahkan petarung India, Mridul Saikia, melalui Technical Knockout (TKO) di DWCS. Kemenangan cepat itu membuat rekor profesionalnya tetap sempurna: sembilan kemenangan dari sembilan pertarungan, tanpa kekalahan.

Catatan impresif itu menjadi modal berharga, tetapi Bilal menegaskan dirinya tidak akan terbebani oleh ekspektasi yang menyertainya.

Tekanan Adalah Privilese bagi The Indo Ninja

Alih-alih merasa cemas, Bilal justru memandang tekanan sebagai bagian tak terpisahkan dari proses menuju panggung terbesar MMA dunia. Ia menyebut tekanan sebagai sebuah privilese yang patut disyukuri.

"Tekanan itu sungguh sebuah privilese. Saya amat bersyukur untuk setiap detiknya, dan ya, tekanan pada saya dan di platform ini (UFC) adalah sebuah privilese," kata Bilal.

Pernyataan itu lahir dari kesadaran atas besarnya pengorbanan yang telah ia lalui. Menjalani latihan berat hingga proses penurunan berat badan yang menyiksa dianggapnya sebagai bagian dari perjalanan yang ia nikmati.

"Bahkan ketika saya melakukan penurunan berat badan dan segala pengorbanan, bahkan ketika saya berlatih dan dipukuli, saya sungguh bersyukur berada di posisi ini," tambahnya.

Target Jelas: Menang KO di Ronde Pertama

Meski mengusung pendekatan tenang, Bilal memiliki target yang jelas untuk laga perdananya. Ia ingin mengakhiri pertarungan dengan kemenangan knockout, idealnya di ronde pembuka.

"Idealnya memang menang di ronde pertama, tapi saya tidak ingin buru-buru. Saya ingin relaks dan tetap tenang dalam melakukan ini," ujar Bilal.

Strateginya sederhana: menikmati setiap momen di dalam oktagon dan membiarkan peluang finish datang secara alami. "Saya mencoba tidak buru-buru. Saya ingin rileks, tenang, dan melakukan apa yang harus saya lakukan. Setelah bisa menikmati proses dan santai, kuncian atau finish itu datang sendiri. Saya pikir pendekatan pertarungan di UFC juga akan sama," tegasnya.

Pertarungan melawan Rojas akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Bilal Hasan untuk membuktikan bahwa rekor sempurnanya bukan kebetulan di panggung paling bergengsi di dunia MMA.

Terkini