Pertamina Bangun Ruang Kelas Darurat di Bengkulu, 192 Siswa Tak Lagi Belajar Dua Shift

Pertamina Bangun Ruang Kelas Darurat di Bengkulu, 192 Siswa Tak Lagi Belajar Dua Shift

TRENENERGI.COM — Kebakaran yang melanda SMP Negeri 19 Kota Bengkulu sempat memaksa ratusan pelajar menjalani aktivitas sekolah dalam kondisi tidak ideal. Keterbatasan ruang kelas membuat 192 siswa harus dibagi ke dalam dua shift, pagi dan siang, sehingga waktu belajar efektif berkurang signifikan.

Kondisi itu mendorong Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Pulau Baai turun tangan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyerahkan empat unit tenda, 160 set meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam unit kipas blower untuk mendukung operasional ruang kelas sementara di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu.

Fasilitas Penunjang Belajar yang Layak

Manager CID Planning, Monev, and Reporting Pertamina Patra Niaga, Edward Manaor Siahaan, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan anak-anak. "Melalui program TJSL, kami memandang pendidikan sebagai fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kami bersemangat mengambil bagian dalam proses pemulihan ini," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (27/8/2026).

Edward berharap fasilitas yang diberikan dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman dan efektif bagi para siswa. Bantuan ini dirancang untuk menggantikan sementara fungsi ruang kelas yang rusak, sekaligus memberikan suasana belajar yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Kolaborasi untuk Pemulihan Pendidikan

VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebut pemulihan pascakebakaran membutuhkan kolaborasi banyak pihak. "Yang terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya," kata Kitty.

Inisiatif ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pilar keempat tentang pendidikan berkualitas. Pertamina memandang akses terhadap pendidikan yang layak tidak boleh terhenti oleh bencana atau keterbatasan infrastruktur.

Bantuan ruang belajar sementara ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina Patra Niaga dalam memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Fuel Terminal Pulau Baai sendiri merupakan salah satu unit operasional penting perusahaan di Provinsi Bengkulu.

Dengan adanya fasilitas baru ini, para siswa SMP Negeri 19 diharapkan dapat kembali fokus pada proses pembelajaran tanpa terganggu keterbatasan ruang. Pihak sekolah pun kini memiliki waktu untuk merencanakan rehabilitasi gedung secara menyeluruh tanpa tekanan mendesak pada kegiatan belajar harian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index