Telkom Bidik Pasar B2B Asia Pasifik lewat BATIC 2026, Bawa Solusi AI hingga Cloud

Selasa, 01 September 2026 | 06:12:00 WIB

TRENENERGI.COM — Konferensi tahunan yang digelar di Bali itu bukan sekadar ajang berkumpul. Telkom Solution menjadikannya panggung untuk menunjukkan kapabilitas lewat forum dan eksibisi ignitePRO, yang mempertemukan pelaku industri digital dari berbagai negara. Lini bisnis B2B ini mengusung pendekatan end-to-end dengan mengorkestrasi seluruh ekosistem digital milik TelkomGroup.

Modal Besar Telkom di Pasar Regional

Telkom Solution tidak berangkat dari nol. Pengalaman panjang melayani sektor-sektor vital di dalam negeri menjadi modal utama ekspansi. Beberapa sektor yang sudah ditangani meliputi keuangan, manufaktur, energi, logistik, layanan kesehatan, hingga institusi pemerintahan.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menegaskan ambisi perusahaan tidak berhenti di pasar domestik. Ia menyebut Telkom Solution disiapkan untuk menjadi juara B2B ICT dari Indonesia untuk kancah Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

"Kami tidak lagi hanya berbicara soal konektivitas, tetapi kami ingin memastikan kapabilitas yang dimiliki Telkom dapat diterjemahkan menjadi solusi yang memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, efisiensi, dan daya saing pelanggan," ujar Veranita dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Mengapa BATIC 2026 Penting bagi Telkom

BATIC menjadi salah satu kanal untuk menguji relevansi produk Telkom di mata pelaku industri internasional. Veranita melihat peluang di kawasan tidak hanya dari sisi pasar, tetapi juga dari bagaimana pengalaman Telkom di Indonesia bisa memberi nilai tambah bagi enterprise di negara lain.

"Dengan dukungan TelkomGroup dan jejaring kolaborasi yang terus kami bangun, Telkom Solution memiliki fondasi untuk tumbuh sebagai pemain B2B ICT yang semakin relevan di Asia Pasifik," tuturnya.

Respons Positif Pelaku Industri Global

Penawaran Telkom Solution mendapat sambutan hangat dari praktisi internasional yang hadir. Candice Yuag, Business Development 3Tech Corporate Limited asal China, melihat peluang kemitraan untuk penyediaan solusi daya dan teknologi enterprise.

"Sebagai perusahaan penyedia total power solution, saya melihat ada banyak manfaat dari Telkom Solution. Kami berharap dengan kedatangan kami di Bali ini, bisa menjalin kerja sama berkelanjutan untuk market B2B di Asia Pacific," ujar Candice.

Dukungan senada datang dari Khangwelo Ramagwede, pakar solusi jaringan asal Afrika Selatan. Ia menilai portofolio digital yang dipamerkan Telkom memiliki relevansi tinggi untuk diterapkan di pasar internasional.

"Semoga setelah ini kita bisa menjalin kerja sama lebih jauh lagi. Saya melihat Telkom Solution ini sangat bermanfaat untuk dikembangkan hingga pasar Asia Pacific," pungkas Khangwelo.

Dengan partisipasi di BATIC 2026, Telkom Solution mengoptimalkan keunggulan infrastruktur TelkomGroup untuk menjawab kebutuhan transformasi digital sekaligus menangkap peluang pertumbuhan bisnis B2B di tingkat kawasan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa BUMN telekomunikasi itu serius memperluas sayap di luar pasar domestik.

Terkini