Harga Pangan 20 Juli Didominasi Kenaikan Beras dan Bawang

Harga Pangan 20 Juli Didominasi Kenaikan Beras dan Bawang
Ilustrasi Bawang Merah.

JAKARTA - Harga pangan nasional di kawasan pasar tradisional pada Senin (20/7/2026) kembali merangkak naik untuk mayoritas jenis komoditas.

Lonjakan harga mencakup kelompok beras, bawang, cabai merah, gula, serta minyak goreng. Sementara itu, sejumlah komoditas lain seperti cabai rawit hijau, daging ayam, dan daging sapi justru mencatatkan penurunan.

Berdasarkan sajian data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Senin (20/7/2026), grafik harga beras tercatat melambung di seluruh kelas kualitas.

Beras kualitas bawah I tercatat naik 7,12 persen menjadi Rp15.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II terangkat 5,15 persen menuju Rp15.300 per kilogram.

Selanjutnya, varian beras kualitas medium I terkerek 3,35 persen menjadi Rp16.950 per kilogram dan beras kualitas medium II menanjak 3,1 persen menuju angka Rp16.650 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas super I merangkak naik 0,85 persen menjadi Rp17.800 per kilogram, serta beras kualitas super II bertambah 3,79 persen di level Rp17.800 per kilogram.

Pada kelompok komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang mengalami peningkatan 9 persen hingga menyentuh Rp49.050 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga terdongkrak 10,51 persen ke posisi Rp48.900 per kilogram.

Mengenai komoditas cabai, cabai merah besar melonjak signifikan sebesar 18,96 persen menjadi Rp58.350 per kilogram, sedangkan jenis cabai merah keriting terangkat tipis 0,42 persen di level Rp48.150 per kilogram.

Bertolak belakang, komoditas cabai rawit hijau merosot tajam 29,57 persen menjadi Rp36.450 per kilogram dan cabai rawit merah terkoreksi turun 6,84 persen menuju angka Rp55.150 per kilogram.

Laju harga minyak goreng pun bergerak naik. Minyak goreng jenis curah bertambah 4,39 persen menjadi Rp21.400 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I terkerek 7,84 persen ke posisi Rp26.150 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek II merangkak 7,69 persen di angka Rp25.200 per liter.

Untuk sektor komoditas gula, varian gula pasir kualitas premium naik 8,13 persen menjadi Rp21.950 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal bertahan stabil pada level Rp19.100 per kilogram.

Beralih ke kelompok protein hewani, harga daging sapi kualitas I menurun 1,3 persen ke posisi Rp148.600 per kilogram, serta daging sapi kualitas II terperosok 1,62 persen menjadi Rp139.600 per kilogram.

Selain itu, pasokan harga daging ayam ras segar mengalami penurunan 1,19 persen di level Rp37.450 per kilogram. Di lain sisi, harga telur ayam ras segar terkerek naik 8,12 persen menjadi Rp31.300 per kilogram.

Secara keseluruhan, tren harga pangan harian kali ini mayoritas diwarnai kenaikan, terutama untuk komoditas beras, bawang, cabai merah besar, gula premium, dan minyak goreng.

Di saat bersamaan, komoditas cabai rawit hijau, cabai rawit merah, daging ayam, beserta daging sapi masih mencatatkan tren penurunan harga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index