JAKARTA — PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) membukukan kinerja yang solid sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Laba bersih yang mampu diraih perseroan bahkan tercatat mengalami kenaikan sebesar 30,48 persen year-on-year (YoY).
Melansir laporan keuangan per 30 Juni 2026, MAPA berhasil membukukan penjualan senilai Rp10,12 triliun sepanjang paruh pertama 2026. Realisasi tersebut mencerminkan kenaikan 15,10 persen YoY dari posisi Rp8,79 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Pertumbuhan penjualan MAPA terutama didorong oleh realisasi penjualan eceran yang mencatatkan nilai mencapai Rp9,44 triliun atau melonjak 15,75 persen YoY dari Rp8,15 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Sementara itu pada segmen penjualan non-eceran, MAPA membukukan pendapatan senilai Rp1,02 triliun atau mengalami penurunan 21,26 persen YoY dari posisi Rp1,30 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Seiring dengan bertumbuhnya pendapatan perseroan, MAPA turut membukukan beban pokok penjualan yang meningkat menjadi Rp5,33 triliun atau naik 14,71 persen YoY dari Rp4,65 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Setelah dikurangi berbagai beban dan pajak, MAPA akhirnya mengantongi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp864,38 miliar. Realisasi ini mengalami kenaikan 30,48 persen YoY dari Rp662,42 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Dari sisi neraca keuangan, MAPA membukukan total aset yang bertumbuh menjadi Rp15,74 triliun per Juni 2026. Realisasi tersebut mengalami kenaikan signifikan dari posisi Rp14,17 triliun pada Desember 2025.
Kenaikan total aset perseroan terutama dipicu oleh jumlah aset lancar MAPA yang bertumbuh menjadi Rp9,16 triliun dari sebelumnya Rp8,13 triliun pada akhir tahun 2025.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, total liabilitas perseroan juga meningkat menjadi Rp6,05 triliun pada Juni 2026, naik dari posisi Rp5,33 triliun pada Desember 2025. Meanwhile, total ekuitas perseroan turut terkerek menjadi Rp9,69 triliun pada Juni 2026 dari Rp8,84 triliun pada Desember 2025.