Gubernur Sinaloa Kembali Cuti, Presiden Meksiko Sebut Tindakan Ceroboh

Gubernur Sinaloa Kembali Cuti, Presiden Meksiko Sebut Tindakan Ceroboh

TRENENERGI.COM — Ruben Rocha Moya, 77 tahun, mengumumkan kembali memegang tampuk kepemimpinan pada Jumat pekan lalu melalui akun media sosial X. Ia menyatakan kembali dengan "hati nurani yang bersih" dan "kepala tegak" setelah 112 hari mengambil cuti. Namun, pengumuman itu hanya bertahan sehari sebelum ia kembali mengajukan permohonan cuti tanpa batas waktu yang baru.

Langkah Rocha memicu reaksi keras dari partainya sendiri, Morena, yang juga merupakan partai presiden. Jajaran kepemimpinan nasional Morena menegaskan tidak mengetahui rencana kembalinya Rocha dan menyebut itu sebagai "keputusan pribadi". Fraksi senat partai tersebut mendesak agar semua pihak menahan diri dan menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Gubernur-gubernur dari Partai Morena juga mengeluarkan pernyataan bersama. Mereka menekankan bahwa "proyek politik pribadi atau kelompok tidak punya tempat" ketika kepentingan negara sedang dipertaruhkan.

Sikap Presiden Sheinbaum dan Dasar Tuduhan AS

Sheinbaum mengaku tidak memiliki informasi sebelumnya mengenai rencana Rocha untuk kembali. "Saya tidak tahu apa yang membuat gubernur, yang kini kembali cuti, memutuskan untuk kembali. Saya belum berbicara dengannya, dan saya tidak berniat melakukannya," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers rutinnya, Senin (16/6).

Pada Sabtu (14/6), Sheinbaum telah melontarkan peringatan tanpa menyebut nama Rocha secara langsung. "Tidak ada kepentingan pribadi yang bisa didahulukan dari kepentingan rakyat dan bangsa. Meksiko layak mendapatkan pelayan publik yang memahami bahwa jabatan itu sementara, tetapi tanggung jawab kepada bangsa itu abadi," tulisnya.

Tuduhan terhadap Rocha bermula dari dakwaan jaksa federal AS pada 29 April lalu. Ia dituduh menerima suap dan melindungi faksi "Chapitos" dari Kartel Sinaloa. Sebagai imbalannya, kartel diduga membantu memenangkan pemilihan gubernur Rocha pada 2021 dengan menculik dan mengancam kandidat lawan serta mencuri surat suara. Rocha membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai serangan bermotif politik.

Ketegangan Diplomatik dan Nasib Hukum Rocha

Dakwaan ini turut memanaskan hubungan diplomatik Meksiko-AS. Pemerintah Meksiko menolak permintaan Washington untuk menangkap dan mengekstradisi para terdakwa tanpa bukti yang kredibel. Sheinbaum menegaskan penuntutan seharusnya dilakukan di Meksiko.

Dakwaan tersebut juga menjerat sembilan pejabat dan pengusaha Meksiko lainnya, termasuk senator dari Sinaloa, sekretaris keamanan publik negara bagian, wali kota Culiacan, dan sejumlah pimpinan polisi. Wali Kota Culiacan dan wakil jaksa agung negara bagian telah mengundurkan diri, sementara dua mantan pejabat senior menyerahkan diri ke otoritas AS.

Majelis negara bagian Sinaloa dijadwalkan menunjuk gubernur interim pada pekan ini. Sementara itu, para ahli hukum Meksiko masih memperdebatkan apakah cuti sebelumnya telah menghilangkan kekebalan hukum Rocha, dan apakah pengajuan cuti tanpa batas yang baru akan menghasilkan konsekuensi yang sama. Sinaloa sendiri telah dilanda kekerasan antara faksi-faksi kartel selama dua tahun terakhir.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index