HSBC Indonesia Raih Laba Bersih Rp1,09 Triliun Semester I 2026

HSBC Indonesia Raih Laba Bersih Rp1,09 Triliun Semester I 2026
HSBC Indonesia.

JAKARTA - PT Bank HSBC Indonesia membukukan perolehan laba bersih senilai Rp1,09 triliun pada semester I 2026.

Realisasi kinerja pencapaian tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar 25,77 persen secara tahunan (year on year) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,47 triliun.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan perseroan, perolehan pendapatan bunga menyentuh angka Rp3,59 triliun, atau mengalami penurunan 5,06 persen dari sebelumnya Rp3,78 triliun.

Pada periode yang sama, beban bunga HSBC Indonesia membengkak 3,95 persen menjadi Rp1,52 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih tergerus 10,76 persen menjadi Rp2,06 triliun.

Di samping itu, perseroan tetap mengantongi kenaikan pada pendapatan komisi yang tumbuh signifikan 20,90 persen menjadi Rp1,01 triliun hingga akhir Juni 2026.

Lonjakan beban operasional lainnya yang melonjak 55,27 persen menjadi Rp664,79 miliar turut memicu pangkasan pada perolehan laba operasional perseroan.

Peningkatan beban nonbunga tersebut salah satunya dipicu oleh kenaikan beban tenaga kerja sebesar 47,16 persen menjadi Rp1,28 triliun.

Dari sisi penyaluran kredit, HSBC Indonesia mencatatkan pembiayaan sebesar Rp73,69 triliun, atau terkoreksi tipis sebesar 0,35 persen dari periode semester I 2025.

Meskipun demikian, total aset perseroan sanggup tumbuh 12,48 persen menjadi Rp160,84 triliun seiring penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 12,66 persen menjadi Rp98,73 triliun.

Pertumbuhan DPK perseroan disokong oleh peningkat simpanan tabungan serta deposito yang masing-masing menguat di level 16,91 persen dan 17,23 persen.

Kualitas aset bank menunjukkan perbaikan dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross yang melandai ke tingkat 0,92 persen dan NPL net berada di posisi 0,22 persen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index