TRENENERGI.COM — Joanderson Brito menutup laga pembuka UFC 331 dengan kemenangan knockout ronde pertama atas Giga Chikadze di Crypto.com Arena, Los Angeles. Petarung Brasil berusia 31 tahun itu memaksa wasit menghentikan pertarungan lewat ground-and-pound ganas, sekaligus mencatat kemenangan paling bergengsi sepanjang kariernya di Oktagon.
Kemenangan ini menjadi penutup pembuka kartu "Prelims" UFC 331 yang disiarkan langsung lewat Paramount+. Brito datang sebagai favorit berat, tetapi awal pertarungan tidak berjalan sesuai rencana.
Chikadze Sempat Dominan Sebelum Terpeleset
Chikadze tampil seperti versi terbaiknya di menit-menit awal. Jab tajam dan tendangan keras ke kepala serta tubuh membuat Brito kesulitan menemukan ritme.
Situasi berbalik ketika Chikadze terjatuh tanpa sengaja. Momen itu membuka jalan bagi Brito untuk mengambil kendali posisi atas.
Ground-and-Pound Brutal yang Akhiri Laga
Dari posisi atas, Brito melancarkan pukulan bertubi-tubi yang menembus pertahanan Chikadze. Petarung Georgia itu tak lagi mampu membalas, dan wasit memutuskan menghentikan pertarungan di ronde pertama.
UFC melalui akun resminya menyoroti cara Brito mengakhiri laga. "GROUND AND POUND FINISH TO START THE NIGHT," tulis akun UFC on Paramount+.
Tiga Kemenangan Beruntun di Oktagon
Hasil ini membuat Brito mencatat tiga kemenangan beruntun di UFC. Kemenangan atas Chikadze menjadi yang paling menonjol karena lawannya adalah veteran kelas bulu dengan reputasi mapan.
Brito juga pernah mengalahkan Diego Lopes, penantang gelar UFC dua kali, dalam duel Contender Series pada 2021. Catatan itu menegaskan kualitasnya di divisi bulu.
Bagi Chikadze, kekalahan ini menjadi pukulan berat di tengah upayanya membangun kembali posisi di kelas bulu. Sementara Brito membuktikan diri sebagai finisher berbahaya yang layak diperhitungkan di jajaran atas.