Mengulas Teknologi Kacamata Pintar Pertama Samsung Berbasis AI 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:31:01 WIB
Kacamata Pintar Samsung AI.

JAKARTA - Samsung Electronics resmi memamerkan teknologi kacamata pintar pertamanya yang didukung fitur kecerdasan buatan atau AI.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut memposisikan kacamata pintar ini sebagai perpanjangan dari ponsel cerdas serta perangkat wearable yang telah ada.

Jaein Choi, Executive Vice President Samsung Electronics sekaligus Head of XR R&D Team Mobile eXperience Business, menegaskan kacamata ini dirancang menyatu dengan kebiasaan pengguna.

"Jadi kami percaya kacamata AI sejati harus menjadi titik masuk baru untuk AI mobile. Bukan dengan mengganti telepon seluler, dengan menciptakan kecerdasan secara alami dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Choi di sela Samsung Unpacked 2026 di London, Inggris.

Penggunaan kecerdasan buatan melalui gawai berkembang pesat, sehingga kacamata pintar ini hadir untuk memperluas pengalaman interaksi pengguna secara hands-free.

"Berbekal kamera, mikrofon, dan speaker berkualitas tinggi, kami dapat menghadirkan pengalaman AI interaktif layaknya percakapan nyata. Perangkat ini juga mampu memahami konteks dan mengingatkan kembali kejadian sebelumnya. Anda bahkan bisa mengambil foto tanpa harus memegang perangkat, sehingga kedua tangan Anda tetap bebas bergerak," sebutnya.

Pengembangan perangkat ini menerapkan konsep split computing, di mana pemrosesan data berat dialihkan ke ponsel cerdas Galaxy yang terhubung.

"Komputasi terbagi benar-benar penting. Kami telah mengembangkan ini dengan Google dan Qualcomm. Kami secara aktif memanfaatkan sumber daya di HP dengan kacamata ini. Kami memiliki lebih banyak tenaga, lebih banyak komputasi, dan lebih banyak memori melalui telepon. Ini juga terkait dengan penghematan daya," jelas Choi.

Kacamata AI ini terintegrasi penuh dengan ekosistem Galaxy seperti smartwatch dan earbuds untuk kemudahan kontrol navigasi serta pengalihan audio otomatis.

"Anda dapat menggunakan panel sentuh (di smartwatch) untuk mengontrol kacamata. Dan Anda dapat menangkap momen dan menekan tombol untuk menangkap gambar. Dan bahkan gerakan-gerakan dengan jam tangan juga dapat digunakan untuk mengontrol kacamata," papar Choi.

Terkini