JAKARTA - Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) tengah menggembleng lima petinju putra dan putri terbaik guna berlaga di ajang Asian Games 2026 di Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
"Ada lima petinju, dua putri dan tiga putra yang saat ini sedang dalam pemusatan latihan menghadapi Asian Games," kata Pengurus Bidang Pembinaan Prestasi dan Permasalahan Atlet Perbati Husni Ray ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Kelima atlet tersebut meliputi Nabila Maharani pada kelas bantam putri (54 kg), Huswatun Hasanah kelas welter ringan putri (65 kg), Jill Mandagi kelas bantam putra (55 kg), Asri Udin kelas ringan putra (60 kg), serta Maikel Muskita di kelas berat ringan putra (80 kg).
Husni menceritakan seluruh petinju saat ini melakoni pemusatan latihan intensif di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Mereka dipoles langsung oleh tim pelatih Kamanit Nareerackht, Matius Mandiangan, dan Patrix Timbowo.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Umum Perbati Ray Zulham menegaskan bahwa keikutsertaan di Asian Games 2026 menjadi panggung krusial bagi petinju tanah air untuk menambah menit bermain sekaligus mengukir prestasi di tingkat Asia.
Target utama Perbati sejatinya ditekankan pada pemusatan kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Dengan demikian, ajang Asian Games dimanfaatkan sebagai wadah uji coba performa para atlet di ajang olahraga multicabang.
"Yang kami bidik adalah Indonesia bisa lolos ke Olimpiade lagi, karena sudah lama kami tidak mendapat tempat dalam Olimpiade," katanya.
Ia menguraikan, seusai gelaran Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Jakarta, pihak federasi langsung menerapkan pola pembinaan atlet bersistem lapis.
Ray menambahkan bahwasanya talenta muda seperti Anggie Intania Chalik yang berhasil menyabet medali emas kelas terbang ringan putri (45-48 kg) U19 Asian Boxing, berserta deretan atlet muda lainnya bakal diproyeksikan untuk ajang SEA Games 2027.