JAKARTA - Mantan pemegang sabuk juara dunia kelas jerami putri (52,2 kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Jessica Andrade memilih bekerja sebagai pengantar makanan di tengah masa pemulihan akibat cedera.
"Saya tidak takut kerja keras, jika itu berarti mendapatkan penghasilan tambahan," kata Jessica Andrade dalam laporan MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Jessica tercatat sudah bertarung 30 kali di arena oktagon UFC dengan membukukan 17 kemenangan serta 13 kekalahan. Ia pernah bertengger sebagai jawara kelas jerami putri UFC dan sempat menjadi penantang gelar juara kelas terbang putri.
Petarung berkebangsaan Brasil ini sedang menjalani pemulihan cedera bahu usai ditumbangkan oleh Loopy Godinez pada laga Agustus 2025 lalu. Masalah kesehatan itu memaksa Jessica rehat sejenak dari panggung pertarungan profesional.
Dalam kurun waktu pemulihan sembari menunggu momen kembali berlaga di oktagon, petarung yang dijuluki "Bate Estaca" tersebut memilih mengambil pekerjaan sampingan guna mencukupi kebutuhan sehari-hari.
"Syukurlah saya berhasil menabung, jadi semuanya berjalan baik. Tapi kapan pun saya butuh, saya bekerja sebagai pengantar makanan. Saya mengantarkan makanan dan barang-barang sejenisnya," katanya.
Jessica menceritakan dirinya mengambil pesanan dari aplikasi pengiriman, lalu mengantarkan pesanan berupa makanan maupun barang kepada para konsumen. Eks juara UFC ini mengaku tidak keberatan melakoni pekerjaan apa saja demi menambah pemasukan.
Ia menegaskan jam terbang sebagai atlet profesional telah membentuk dirinya terbiasa menghadapi tantangan dan bekerja keras. Sepanjang pekerjaan itu halal serta sanggup dikerjakan, ia tidak ragu untuk melakoninya.
Tak cuma mengantar pesanan makanan, Jessica juga menyempatkan diri membantu temannya yang sedang merenovasi hunian. Ia melakukan beragam aktivitas fisik, mulai dari mengecat tembok hingga membersihkan area rumah.
Menurut Jessica, pengalaman ini memberi pelajaran berharga bahwa menguasai keahlian tambahan sangat membantu seseorang mengamankan penghasilan di tengah masa-masa sulit.
Ia senantiasa berupaya tetap produktif kendati belum bisa kembali bertarung. Bagi Jessica, membanting tulang sudah menjadi bagian integral dari hidupnya, persis seperti momen saat ia mempersiapkan diri menghadapi lawan di arena oktagon.
Di panggung UFC, Jessica Andrade dikenal sebagai salah satu srikandi petarung paling tangguh. Ia berhasil merebut takhta juara kelas jerami putri UFC pada 2019 setelah menumbangkan Rose Namajunas lewat kemenangan KO dengan teknik slam spektakuler di ajang UFC 237.
Selain pernah menduduki takhta kelas jerami, Jessica juga sempat menjadi penantang sabuk juara kelas terbang putri UFC kala berhadapan dengan Valentina Shevchenko. Saat ini, ia fokus memulihkan fisiknya agar bisa segera melanjutkan karier di kancah MMA profesional.