Jelang FOMC The Fed, Harga Emas Dunia Naik Tipis 0,07 Persen

Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40:01 WIB
Harga Emas Menguat Tipis Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga komoditas emas global tercatat mengalami kenaikan tipis dalam sesi perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2026), seiring dengan sikap para pelaku pasar yang tengah menunggu hasil keputusan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed. 

Merujuk pada catatan data Kitco, harga emas di pasar spot menunjukkan penguatan sebesar 0,07% atau bertambah 3,3 poin ke posisi US$4.030,6 per troy ounce tepat pada pukul 12.57 WIB.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, memprediksikan bahwa komoditas emas mempunyai potensi untuk meneruskan tren penguatannya dalam rentang waktu jangka pendek setelah muncul sejumlah indikasi teknikal yang memperlihatkan sinyal pembalikan arah pergerakan. 

Dari sudut pandang teknikal, formasi double bottom pada grafik per jam yang diperkuat oleh kemunculan bullish divergence pada indikator stochastic membuka lebar kesempatan bagi harga emas untuk menguji titik resistance pada kisaran level 4.041 sampai dengan 4.055, asalkan mampu bertahan di atas batas support 4.010.

Validasi atas pola double bottom tersebut semakin terlihat nyata selepas terbentuknya titik swing low di sekitar area 4.010 yang dipandang sebagai zona support krusial. Sepanjang pergerakan harga tetap berada di atas kisaran batas tersebut, tekanan pelemahan diprediksi bakal menyusut dan minat beli dari investor berpotensi bangkit kembali.

"Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang melanjutkan penguatan masih cukup besar," ujarnya dalam riset, Rabu (29/7/2026).

Pihak Dupoin Futures memperkirakan harga emas mempunyai peluang untuk menguji titik resistance pertamanya pada level US4.041.Jikaleveltersebutberhasildilampaui,ruangkenaikanhargadiproyeksikanterusberlanjuthinggamencapaiareaUS4.055. Meskipun demikian, para pelaku pasar tetap diimbau agar waspada terhadap aksi ambil untung saat harga merapat ke zona resistance, sehingga konfirmasi breakout menjadi elemen krusial sebelum memutuskan untuk menambah posisi beli.

Ditinjau dari aspek fundamental, Dupoin Futures menilai bahwa prospek pergerakan emas ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve, fluktuasi indeks dolar Amerika Serikat, serta tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS.

 Komite penentu suku bunga The Fed atau Federal Open Market Committee (FOMC) dijadwalkan merilis keputusan suku bunganya pada tanggal 29 Juli 2026 waktu setempat atau bertepatan dengan Kamis (30/7/2026) dini hari WIB.

Berdasarkan instrumen CME FedWatch Tool, mayoritas pelaku pasar memperlihatkan probabilitas sebesar 65% bahwa The Fed bakal mempertahankan tingkat suku bunga acuan dalam pertemuan FOMC bulan Juli 2026 ini, sementara sisa 35% lainnya memproyeksikan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga.

Terkini