Semester I-2026, Laba Bersih Superbank (SUPA) Melesat 790,42% YoY

Rabu, 29 Juli 2026 | 23:49:32 WIB
Superbank (SUPA) Cetak Laba Bersih Rp182,60 Miliar di Semester I-2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) sukses mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp182,60 miliar hingga berakhirnya paruh pertama tahun 2026. Angka pencapaian tersebut menunjukkan lonjakan yang sangat tajam sebesar 790,42% secara tahunan (year on year/YoY) apabila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang membukukan Rp20,50 miliar.

Berdasarkan dokumen laporan keuangan yang dirilis ke publik, raihan laba bersih Superbank pada kurun waktu ini ditopang oleh pos pendapatan bunga bersih yang mengalami eskalasi sebesar 51,71% YoY dari catatan tahun sebelumnya sejumlah Rp667,39 miliar menjadi Rp1,01 triliun. 

Selain itu, pemasokan laba tersebut turut digerakkan oleh pertumbuhan pendapatan komisi yang melambung tinggi hingga 469,50% YoY menjadi Rp36,94 miliar dari perolehan periode yang sama tahun lalu di angka Rp6,48 miliar.

Superbank juga berhasil membukukan tren positif pada pencapaian laba operasionalnya. Menjelang penghujung Juni 2026, perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp234,40 miliar, yang berarti tumbuh 661,07% YoY dari realisasi Juni 2025 yang bertengger di posisi Rp30,79 miliar.

Di samping itu, besaran laba tahun berjalan sebelum beban pajak turut meroket hingga 669,01% YoY menjadi Rp234,40 miliar. Pada semester I/2025 sebelumnya, perseroan hanya membukukan laba senilai Rp30,48 miliar.

Meninjau dari aspek fungsi intermediasi, total penyaluran kredit perusahaan tercatat menyentuh angka Rp13,43 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 60,94% YoY jika disandingkan dengan periode tahun lalu yang mencatatkan Rp8,34 triliun. 

Pada rentang waktu yang serupa, jumlah total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun korporasi mencapai Rp15,93 triliun, yang berarti terjadi peningkatan 89,10% YoY dari perolehan posisi Juni 2025 yang bernilai Rp8,42 triliun.

Komponen dana murah atau yang dikenal sebagai Current Account Saving Account (CASA) milik Superbank ikut mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 94,34% YoY hingga menembus angka Rp3,47 triliun pada Juni 2026.

Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, mengutarakan bahwa pencapaian gemilang tersebut merefleksikan keberhasilan strategi ekspansi berbasis ekosistem yang selama ini diterapkan oleh perseroan.

 Menurutnya, kerangka strategi berbasis ekosistem yang dibangun Superbank bersama para pemegang saham kini memperlihatkan hasil yang nyata, tidak sekadar terlihat dari bertambahnya jumlah nasabah, melainkan juga tercermin dari peningkatan profitabilitas, tingkat efisiensi, serta kualitas aset yang semakin terjaga.

“Hal ini menunjukkan bahwa kami berhasil membangun pertumbuhan yang tidak hanya cepat, tetapi juga sehat dan berkelanjutan,” kata Tigor dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (29/7/2026).

Memasuki periode mendatang, pihak manajemen menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jalinan kolaborasi di dalam ekosistem demi menghadirkan inovasi layanan keuangan digital yang kian relevan, mudah dijangkau, serta mampu memberikan nilai tambah dalam jangka panjang bagi para nasabah, mitra strategis, maupun para pemegang saham.

Terkini