Merdeka Battery Boy Thohir Buyback 1,4 Miliar Saham, Dana Rp1,38 Triliun

Jumat, 18 September 2026 | 08:48:00 WIB

TRENENERGI.COM — PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menyiapkan dana Rp1,383 triliun untuk membeli kembali sahamnya di bursa, dengan target maksimal 1,465 miliar saham. Aksi buyback ini berlangsung mulai 17 September hingga 16 Desember 2026. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kepercayaan diri emiten nikel milik Boy Thohir terhadap prospek bisnisnya.

Jumlah saham yang akan diborong maksimal 1,465 miliar lembar. Buyback dijadwalkan berlangsung mulai 17 September hingga 16 Desember 2026.

Skema dan Harga Buyback

Manajemen MBMA menyatakan pelaksanaan buyback bisa berakhir lebih cepat dari jadwal. Syaratnya, kuota saham atau dana yang disiapkan sudah habis terpakai.

"Pelaksanaan buyback mulai 17 September hingga 16 Desember 2026," tulis manajemen dalam keterbukaan BEI, Rabu (16/9).

MBMA menegaskan harga pembelian kembali akan dilakukan di level yang wajar sesuai aturan OJK. Dana Rp1,383 triliun tersebut sudah termasuk biaya broker.

Laba dan Jumlah Saham Beredar

Manajemen memastikan aksi buyback tidak akan menggerus pendapatan perseroan. Laba proforma diproyeksikan tetap di posisi US$ 29,95 juta.

Jumlah saham beredar MBMA akan turun dari 107,995 miliar menjadi 106,530 miliar saham. Penurunan ini membuat kepemilikan pemegang saham yang tersisa menjadi lebih padat.

Larangan Transaksi Selama Periode Buyback

Selama periode buyback berjalan, jajaran komisaris dan direksi MBMA dilarang bertransaksi saham perseroan. Larangan serupa berlaku bagi karyawan hingga pemegang saham utama.

Aturan ini merupakan bagian dari tata kelola yang wajib dipatuhi emiten saat menjalankan buyback. Tujuannya mencegah potensi benturan kepentingan selama aksi berlangsung.

Langkah MBMA menambah daftar aksi korporasi emiten nikel di tengah fluktuasi harga komoditas global. Buyback umumnya dipakai manajemen untuk memberi sinyal bahwa harga saham dinilai belum mencerminkan nilai fundamental perseroan.

Terkini