Kemenpar Dorong Wisata Domestik Lewat Program Open Trip Pasar 2026

Kemenpar Dorong Wisata Domestik Lewat Program Open Trip Pasar 2026
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperluas ragam pilihan paket wisata dalam negeri melalui penyelenggaraan Sales Mission Wisata Open Trip Pasar Domestik.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional sekaligus mendorong masyarakat agar makin gemar berplesiran di dalam negeri.

"Kegiatan ini menjadi peluang bagi industri pariwisata nasional untuk menghadirkan produk wisata yang ringan, variatif, dan kompetitif sehingga masyarakat semakin tertarik serta memiliki lebih banyak pilihan untuk berwisata #DiIndonesiaAja," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melalui keterangan resminya, Sabtu.

Agenda yang berlangsung di Yogyakarta tersebut mempertemukan jajaran pelaku industri pariwisata dengan para buyer potensial untuk memperluas jejaring bisnis.

Widiyanti menjelaskan bahwa ajang ini menjadi pilot project Kemenpar dalam membangun ekosistem pariwisata domestik yang kian solid dan kompetitif.

Konsep open trip menawarkan skema perjalanan yang jauh lebih fleksibel dengan rute, fasilitas, serta patokan harga yang transparan bagi masyarakat.

Model perjalanan ini dirancang agar cocok untuk berbagai segmen pasar, mulai dari sekolah, komunitas, instansi pemerintah, hingga korporasi swasta.

Upaya ini sejalan dengan statistik positif perjalanan wisatawan nusantara yang mencatatkan pertumbuhan signifikan menurut data terbaru Badan Pusat Statistik.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menyebut forum table top ini menjadi ruang strategis dalam memfasilitasi bisnis pariwisata secara efektif.

"Kami menghadirkan sellers yang menawarkan paket dan produk wisata yang variatif dengan beragam pengalaman berwisata menarik sehingga mampu menjawab kebutuhan berbagai segmen pasar yang terus berkembang, khususnya generasi muda yang semakin meminati konsep open trip," kata Made.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Erwita Dianti menambahkan bahwa kegiatan di Yogyakarta tersebut melibatkan 16 seller dan 45 buyer potensial.

"Melalui konsep rotasi meja dan diskusi yang lebih intensif, kami berharap tercipta peluang kerja sama bisnis yang konkret dan berkelanjutan sehingga mampu memperkaya pilihan produk wisata domestik sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata Indonesia," kata Erwita.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index