Kementerian PU Kirim Pasokan Air Bersih Bagi Warga Cimahi yang Kekeringan

Kementerian PU Kirim Pasokan Air Bersih Bagi Warga Cimahi yang Kekeringan
Kementerian PU mendistribusikan air bersih ke enam titik di Cimahi untuk mengatasi kekeringan.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya terus memperlihatkan komitmennya dalam menyokong penanganan tanggap darurat kekeringan di Kota Cimahi, Jawa Barat.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa ketersediaan air merupakan fondasi paling mendasar dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, air dinilai memegang peranan vital untuk mendukung sektor pertanian, energi, aksi mitigasi iklim, hingga program pengentasan kemiskinan.

"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” kata Dody.

Di sisi lain, Kepala BPBPK Jawa Barat M Reva Sastrodiningrat menerangkan bahwa proses distribusi air bersih dijadwalkan berlangsung dua kali dalam sepekan, yaitu tiap hari Selasa dan Jumat, dengan menjangkau enam titik layanan di empat RW.

"Sebanyak lima unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter dikerahkan pada setiap distribusi. Dengan demikian, total air bersih yang disalurkan mencapai 20.000 liter per pengiriman atau sekitar 40.000 liter per minggu," ujar Reva.

Bencana kekeringan di kawasan tersebut dipicu oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan debit air tanah dangkal menurun drastis, padahal sektor ini menjadi tumpuan utama kebutuhan masyarakat.

Para warga sebelumnya sangat bergantung pada sumur galian biasa, sedangkan jaringan saluran PDAM belum masuk ke lokasi terdampak sehingga ketergantungan pada pasokan air tanah sangat tinggi.

Penyaluran bantuan dialokasikan lewat tiga titik utama yang mengover empat RW di Kelurahan Leuwigajah, di mana wilayah tersebut menjadi prioritas lantaran mengalami tingkat kekeringan paling parah.

Kementerian PU menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan bagian dari pelayanan dasar masyarakat yang wajib terjamin, khususnya di kala situasi darurat.

Lantaran itu, koordinasi bersama Pemerintah Kota Cimahi dan berbagai pemangku kepentingan bakal terus diperkuat demi memastikan pembagian air bersih berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkesinambungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index