JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif memacu akselerasi pengembangan talenta wirausaha berbasis komunitas melalui optimalisasi program Creative Hub serta Creative by Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH).
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengutarakan bahwa agenda ini bakal menggenjot kapasitas para pegiat ekraf beserta wirausahawan muda lewat deretan kegiatan pembinaan, pendampingan, hingga penguatan kompetensi hilirisasi produk unggulan dan perluasan jangkauan pasar bagi pelaku ekonomi kreatif di Aceh.
“Kementerian Ekraf punya program flagship yaitu Creative by Indonesia. Program ini siap mengakselerasi local heroes go national and national champion go global. Bersama AMANAH, kami mengkurasi bareng produk kreatif dan talenta terbaik yang siap memperkuat komersialisasi IP, scale up akses pendanaan, dan jadi contoh sukses pegiat ekraf Aceh,” ucapnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Riefky menerangkan bahwa Kementerian Ekraf menargetkan sektor ekonomi kreatif mampu bertransformasi menjadi mesin baru penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang diinisiasi dari wilayah daerah. Langkah strategis ini menjadi babak lanjutan dari peninjauan langsung Menteri Ekraf ketika momentum Relaunching AMANAH pada April 2026.
Ia menambahkan bahwasanya potensi besar yang tersimpan pada creative hub kepunyaan AMANAH sangat memungkinkan untuk diaktivasi, baik demi penguatan mutu talenta maupun wirausaha berbasis komunitas, sehingga makin banyak pelaku ekraf rintisan yang berhasil naik kelas.
Langkah akselerasi ini memberikan prioritas utama pada pemaksimalan subsektor kriya, fesyen, serta pengembang konten digital menggunakan pendekatan heksaheliks yang berkesinambungan.
Di samping itu, hilirisasi atas komoditas unggulan daerah beserta produk ekonomi sirkular diproyeksikan sanggup mendongkrak nilai tambah sektor industri, memperkokoh daya saing tingkat regional, hingga menyumbang kontribusi konkret bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Yayasan AMANAH Syaifullah Muhammad menyampaikan bahwa Creative Hub AMANAH saat ini telah ditunjang oleh rupa-rupa fasilitas modern, mulai dari galeri UMKM, studio musik, studio podcast, greenhouse, hingga area inovasi bisnis yang memayungi pelbagai subsektor ekonomi kreatif di Aceh.
“Kami siap mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Aceh. Creative Hub AMANAH tinggal diperkuat lagi menjadi ruang kolaborasi untuk mencetak talenta, mendorong UMKM, serta mengakselerasi jenama lokal to the next level bersama Kementerian Ekraf,” kata Syaifullah Muhammad.