Kepala BP BUMN Minta Bank Mandiri Perkuat SDM dan Pengembangan Riset

Kepala BP BUMN Minta Bank Mandiri Perkuat SDM dan Pengembangan Riset
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.

JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bank Mandiri, salah satunya lewat program peningkatan kompetensi serta beasiswa pegawai.

“Kalau perlu, biaya training lebih tinggi lagi,” ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Menurut pandangannya, investasi pada ranah pengembangan talenta merupakan langkah vital untuk menjamin keberlanjutan kinerja korporasi pada masa depan.

Di samping itu, Dony menilai budaya riset serta pengembangan talenta wajib diperkokoh sebagai landasan utama dalam memacu inovasi, sehingga Bank Mandiri mampu menjaga performa secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pengembangan kompetensi, riset, hingga inovasi produk harus diposisikan sebagai investasi strategis yang mendatangkan nilai tambah bagi perseroan.

“Research development-nya, product development-nya (juga ditingkatkan). Inilah yang membuat sebuah korporasi sustainable,” ujar Dony.

Dony melangsungkan pertemuan bersama jajaran Direksi Bank Mandiri pada Rabu (29/7). Pada kesempatan itu, ia mendorong agar etos kerja yang adaptif, lincah, kolaboratif, serta kerja keras tetap dipelihara di tengah pergerakan dinamis industri keuangan.

Ia menegaskan keberhasilan perusahaan tak sekadar diukur dari capaian performa saat ini, melainkan juga dari kesiapan dalam mencetak generasi penerus yang berkapasitas serta berkapabilitas tinggi.

Ia menambahkan, fokus dalam mengejar target angka tidak boleh mengesampingkan porsi perhatian terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Buat saya, lebih penting ini memastikan generasi-generasi berikutnya di Bank Mandiri ini memiliki kapasitas dan kapabilitas masing-masing. Itu penting sekali, jangan nanti kami terlena angka, kami abuse yang lain. Marketing dikurangkan, people development dikurangkan. Pengiriman orang kami sekolah ke luar negeri dikurangkan. Nah, itu enggak boleh,” ujar Dony.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index