JAKARTA - Samsung secara resmi memboyong label "Ultra" ke jajaran perangkat ponsel lipat flagship terbarunya lewat peluncuran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Langkah ini menjadi torehan sejarah baru bagi raksasa teknologi Korea Selatan tersebut setelah bertahun-tahun mengkhususkan predikat Ultra untuk lini Galaxy S series.
Penyematan nama tersebut diiringi peningkatkan spesifikasi teknis yang mengadopsi ketangguhan Galaxy S26 Ultra, mulai dari konfigurasi kamera, performa chipset, daya baterai, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengungkapkan bahwa perangkat ini dirancang untuk mendefinisikan ulang standar ponsel lipat kelas atas.
"Lewat Galaxy Z Fold 8 Ultra, kami juga ingin mendefinisikan kembali bahwa 'Ultra' adalah segmen di mana sebuah smartphone hadir dengan teknologi tertinggi dan menjawab kebutuhan konsumen," ujar Ilham Indrawan.
Sektor fotografi kini mengandalkan konfigurasi tiga kamera belakang setara lini flagship konvensional, yakni sensor utama 200 MP, ultrawide 50 MP, serta telefoto 10 MP dengan zoom optis 3x.
"Setup kameranya sama dengan apa yang dimiliki Galaxy S26 Ultra, 200 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 10 MP (zoom optis 3x). Berarti dari segi aspek kamera, pengalaman Ultra itu sudah kami bawa ke Fold,” kata Ilham.
Perangkat ini ditenagai chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan kapasitas penyimpanan internal mencapai 1 TB.
"Performance-nya sudah menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Artinya, ini adalah experience yang sama dengan Galaxy S26 Ultra," ujar Ilham.
Inovasi lain hadir pada sektor daya lewat pemakaian baterai Silicon-Carbon berkapasitas 5.000 mAh yang dipadukan bersama teknologi pengisian daya cepat 45 watt.
"Baterainya sekarang sama-sama 5.000 mAh (setara Galaxy S26 Ultra). Bahkan sekarang sudah memakai teknologi silicon carbon," kata Ilham.
Sektor visual didukung layar utama 8 inci Dynamic AMOLED 2X berteknologi Flex Titanium, sementara bodi ponsel tampil lebih ramping dengan ketebalan 4,1 mm saat dibuka.
Samsung turut menyematkan fitur kamera berbasis AI seperti My Fancam untuk perekaman konser, serta memberikan jaminan pembaruan OS Android dan keamanan hingga tujuh tahun ke depan.
“Kami juga memastikan pengguna mendapat update software dan security patch sampai tujuh tahun ke depan, sehingga mereka merasa lebih aman menggunakan perangkat foldable ini,” ujar Ilham.