Mengapa Kucing Suka Tidur Seharian Intip 7 Alasan Alaminya

Mengapa Kucing Suka Tidur Seharian Intip 7 Alasan Alaminya
Ilustrasi Kucing.

JAKARTA - Kebiasaan kucing terlelap sepanjang hari kerap menimbulkan pertanyaan bagi para pemiliknya. Usai beraktivitas singkat untuk makan, hewan peliharaan ini kerap kembali meringkuk dan tertidur lelap.

Perilaku tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari naluri alami kucing. Kendati demikian, durasi tidur yang berlebihan pada kondisi tertentu dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan.

Kucing dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur antara 12 hingga 16 jam per hari, sementara anak kucing dapat tidur hingga 20 jam untuk menunjang masa pertumbuhan. Kucing lanjut usia juga cenderung tidur lebih lama akibat penurunan kondisi fisik.

Pola tidur yang panjang ini juga berkaitan erat dengan naluri alami predator. Sebagai hewan pemburu beruntun singkat, mereka menguras banyak energi saat mengejar atau melompat, sehingga butuh durasi istirahat yang cukup untuk memulihkan tenaga.

Di samping itu, kucing sebenarnya jarang tidur lelap sepenuhnya. Sebagian besar waktu tidur mereka merupakan tidur ringan atau catnap yang berlangsung 15 hingga 30 menit, sehingga otaknya tetap awas terhadap lingkungan sekitar.

Sifat alami kucing sebagai hewan krepuskular juga membuat mereka lebih aktif pada saat fajar dan senja, sehingga lebih memilih beristirahat sepanjang siang hari.

Faktor lain yang menyebabkan kucing tidur seharian adalah rasa bosan akibat minimnya stimulasi, hingga tingkat stres akibat perubahan lingkungan atau jadwal harian.

Namun, pemilik perlu waspada apabila perubahan durasi tidur terjadi secara mendadak dan disertai gejala lain seperti lemas, penurunan nafsu makan, atau muntah, karena bisa menjadi sinyal penyakit medis serius.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index