JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina, Shell, dan BP tercatat masih stabil pada pekan terakhir Juli 2026 meski harga minyak dunia sempat melonjak.
Berdasarkan keterangan di situs resmi Pertamina, tarif BBM belum mengalami penyesuaian sejak 1 Juli 2026.
Untuk wilayah Jakarta, Pertamina menetapkan Pertalite seharga Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, Pertamax Rp16.250 per liter, dan Pertamax Turbo Rp19.300 per liter.
Selain itu, Pertamax Green dibanderol Rp17.000 per liter, Dexlite sebesar Rp19.700 per liter, serta Pertamina Dex di angka Rp21.150 per liter.
Sementara itu, SPBU Shell yang sempat mengalami keterbatasan pasokan sejak awal 2026 kini kembali menyediakan pasokan BBM solar melalui produk V-Power Diesel.
Rincian harga BBM di SPBU Shell yang berlaku sejak 1 Juli 2026 mencatat V-Power Diesel dijual pada angka Rp21.340 per liter.
Di sisi lain, harga BBM di jaringan SPBU BP juga menunjukkan tren stabil setelah BBM jenis bensin seperti BP Ultimate dan BP 92 sempat disesuaikan.
Saat ini, rincian harga di SPBU BP mencakup BP Ultimate seharga Rp17.240 per liter, BP 92 sebesar Rp16.670 per liter, dan BP Ultimate Diesel senilai Rp21.340 per liter.
Kondisi stabilnya harga domestik ini berlangsung saat harga minyak mentah dunia sempat melambung lebih dari 3 persen pada Rabu (22/7), dengan patokan Brent menembus 94 dolar AS per barel.
Data perdagangan mencatat kontrak pengiriman September untuk minyak mentah Brent naik 3,38 persen ke posisi 94,09 dolar AS per barel, sebelum akhirnya bergerak di kisaran 85 dolar AS per barel pada Senin (27/7).