Kalahkan Veyre via Diskualifikasi, Ferreira Juara Dunia WBC

Kalahkan Veyre via Diskualifikasi, Ferreira Juara Dunia WBC
juara baru kelas super bulu putri World Boxing Council (WBC) Bernice Ferreira

JAKARTA - World Boxing Council (WBC) mengumumkan bahwa Bernice Ferreira resmi memulai era baru dalam karier tinju profesionalnya usai mengamankan sabuk juara dunia kelas super bulu putri (59 kg) WBC dari tangan Caroline Veyre.

"Ferreira mengalahkan Veyre yang didiskualifikasi karena aksi merangkul lawan secara terus-menerus," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Veyre naik ke atas ring dengan status juara bertahan WBC dalam duel yang menjadi bagian dari laga pendukung utama duel Claressa Shields versus Kaye Scott di State Farm Arena, Atlanta, Amerika Serikat.

Petinju asal Kanada tersebut tampil agresif pada awal laga demi mempertahankan sabuk miliknya. Ia terus menekan lewat deretan pukulan telak yang mengincar area badan Ferreira.

Ferreira tidak tinggal diam dan langsung merespons tekanan lawan. Petinju Afrika Selatan itu perlahan menaikkan intensitas serangan guna memegang kendali pertarungan dalam tempo tinggi.

Saling balas pukulan antar kedua petinju membuat benturan fisik makin sering terjadi seiring bergulirnya ronde demi ronde.

Pertarungan yang awalnya berjalan sengit mulai diwarnai aksi saling merangkul. Veyre beberapa kali mendekap tubuh Ferreira guna meredam gempuran. Tindakan tersebut membuat wasit berkali-kali menyetop laga untuk memisahkan kedua petinju.

Pada ronde keempat, wasit mengambil tindakan tegas dengan memberikan hukuman pengurangan poin pertama kepada Veyre akibat pelanggaran tersebut.

Sayangnya, tensi pelanggaran tidak kunjung berkurang pada ronde-ronde selanjutnya. Veyre kembali merangkul Ferreira setiap kali diserang, hingga wasit kembali menjatuhkan sanksi potong poin.

Setelah Veyre mendapat hukuman pengurangan dua poin, wasit menilai pelanggaran memeluk lawan tersebut sudah melewati ambang toleransi dalam arena tinju profesional.

Pertarungan akhirnya dihentikan oleh wasit pada ronde kedelapan. Keputusan tegas itu memastikan Ferreira keluar sebagai pemenang lewat kemenangan diskualifikasi.

Hasil manis ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Ferreira lantaran sukses merebut gelar juara dari Veyre sembari menjaga rekor tak terkalahkannya. Kini, catatan bertarungnya melesat menjadi 11 kemenangan bersih dari 11 laga, dengan empat di antaranya menang KO.

Di sisi lain, kekalahan akibat diskualifikasi ini menjadi hasil minor kedua sepanjang karier profesional Veyre. Petinju Kanada itu sekarang memegang rekor 11 kali menang dan dua kali kalah.

Ferreira pulang dari Atlanta dengan menyandang status juara dunia baru dan bersiap menghadapi tantangan mempertahankan takhtanya. Kehadirannya sebagai ratu baru divisi ini diprediksi bakal membuat peta persaingan kelas super bulu putri WBC semakin sengit.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index